Senin, 07 November 2016

Konspirasi Hitam Di Belakang Ahok Menuju DKI 1 2017 - 2012

Posted by   on

Hasil gambar untuk ahok hd
Indonesia yang mayoritas berpenduduk muslim, akan memilih Presidennya kembali pada 2019. Memang masih jauh. Tetapi membangun negara tidak hanya berdasar pada UUD semata, tetapi juga ditentukan oleh siapa pemimpinnya.
Sejak tumbangnya Pemerintahan Soekarno, Negeri ini telah mengalami pergeseran yang menyesatkan dalam pengelolaan dalam berbangsa, bernegara dan perikehidupan kerakyatan.
Tumbangnya Kepemimpinan Soekarno, diakui atau tidak, terjadi lantaran adanya sabotase. Kepemimpinan Soekarno walau belum sempurna namun tidak sertamerta tunduk dan mudah dibohongi oleh iming-iming kekuatan asing yang pada akhirnya menjadi negara hanya sebagai boneka negara asing. Kekuatan asing inilah yang kemudian di sebut sebagai Kekuatan Konspirasi Hitam dan melanda seluruh negara di dunia.
Sebelum menyebar ke seluruh penjuru dunia, Konspirasi Hitam yang ada di dalam genggaman segelintir kelompok Yahudi, mereka bermarkas dan berkuasa di Negara Kerajaan Inggris. Dari Inggris berturut-turut mereka memindahkan pusat kekuasaannya menuju Perancis hingga kini bercokol dan menguasai Negara Amerika Serikat.
Setelah sukses menumbangkan Soekarno yang tidak mau bekerja sama dengan kekuatan hitam konspirasi, konspirator terus melaksanakan semua rencananya dinegeri Pancasila ini. Walau Pancasila hingga detik ini masih ada, namun kekuatan konspirasi telah berhasil membuatnya ompong tak bergigi.
Undang-undang Dasarpun telah banyak berubah matannya. Hingga negeri ini bagai sebuah negeri baru yang sangat liberal. Alhasil, Estafet kepemimpinanpun bergeser sangat jauh dari Amanat UUD yang telah dibuat oleh para Pendiri Bangsa.
Tidak ada yang salah Majunya Basuki Tjahaya Purnama (Ahok) untuk bertarung melalui jalur Independen dalam merebut DKI I di Pilgub 2017 nanti. Sebab undang-undang telah mengijinkannya. Namun dari sisi kepercayaan ummat islam, hal itu sangat merisaukan.
Jika fenomena Ahok dalam percaturan politik di DKI tidak dicermati secara mendalam, dimungkinkan pada Pemilihan Presiden (Pilpres) mendatang, fenomena ini akan terulang kembali. Lagi-lagi, UU telah membuka peluang agar fenomena ini menjadi legal. Amandemen UUD 1945 yang dilakukan pasca reformasi, telah banyak membuka peluang yang dahulunya tabu.
Fenomena kepemimpinan secara nasional warga non muslim dalam negara mayoritas berpenduduk muslim di negeri ini adalah keberpihakan golongan elit politik. Golongan elit politik seperti ini selain kurang cerdik, hanya mengejar kedudukan dan kekayaan semata juga adalah termasuk elit politik pengkhianat. Belum lagi adanya tekanan kekuatan asing berdalih memberikan bantuan dengan segala bentuk namun dengan syarat-syarat merubah undang-undang yang fundamental bagi kelangsungan berbangsa dan bernegara. Termasuk juga untuk menguras sumber-sumber kekayaan yang dikuasai negara.
Kekuatan konspirasi hitam asing, tidak bekerja secara terang-terangan. Mereka lebih banyak bersembunyi dibalik kebijakan bilateral dan unilateral. Mereka juga bekerja dibalik nama perusahaan-perusahaan raksasa internasional.
Keberadaan kekuatan konspirasi internasional untuk merombak, mengangkangi sekaligus memusnahkan budaya dan kepercayaan lokal, terutama islam, nyata adanya. Namun mereka bersembunyi bagaikan iblis yang tidak bisa dilihat namun terasa keberadaannya.
Konspirator, berkepentingan menciptakan Tata Dunia Baru, termasuk Indonesia Baru yang jauh dari segala sesuatu yang lepas dari konsep tradisi lokal, kepercayaan lokal dan terutama segala sesuatu yang berbau islam sesuai syariat dan Quran. Semua akan dihilangkan dan akan digantikan dengan produk pemikiran Sang Konspirator. Tentu saja setelah mampu mengubah dasar negara dan undang-undang, mereka akan leluasa menempatkan wakil-wakilnya untuk menjadi pemimpin baik di tingkat lokal hingga nasional.
Lantaran itulah, adalah kecelakaan bagi bangsa, negara dan ummat mayoritas negeri ini jika jika warga jakarta merestui Ahok duduk sebagai DKI I 2017-2022. Kekuatan Konspirasi Hitam membayangi kesuksesan Ahok dan sebagai pintu masuk menempatkan wakil kekuatan konspirasi guna mendudukannya sebagai RI I 2019-2024 nanti.
http://www.siagaindonesia.com/119074/kekuatan-konspirasi-hitam-dibelakang-ahok-menuju-dki-i-2017-2022.html

Tidak ada komentar:
Write komentar